Satu Piring

Suara derap kaki Rere terdengar kian mendekat. Jeffran yang mendengar itu menghembuskan napasnya kesal. Pasalnya, sejak tadi Rere mengakatakan segera turun namun nyatanya memakan waktu yang lama.

“Kamu ganti baju atau nyalon, lama banget!” sindir Jeffran setelah Rere berdehem.

Rere mendengus, sambil mengambil piring dan dua sendok yang kemudian ia letakkan di hadapan Jeffran. “Bawel ah! Kan tadi aku bilang kalo mau ganti baju dulu.” sahut Rere sewot.

Kursi berdecit saat Rere memposisikan duduknya di samping Jeffran. Wangi semerbak parfume Rere tercium sampai ke indera penciuman Jeffran yang cukup tajam.

“Gak jadi pesen salad?” tanya Rere begitu Jeffran membongkar isi plastik yang hanya berisikan satu porsi nasi yang ia pesan tadi, tanpa adanya salad sayur.

“Saya ganti pakai salad buah.” jawab Jeffran.

Rere mengerutkan alisnya, “Aneh banget deh, katanya tadi mau pesen salad sayur kenapa jadi salad buah?”

“Banyak omong banget ya kamu. Makan aja.”

Lagi-lagi Rere hanya mendengus menanggapi perkataan Jeffran. “Mana salad buahnya?”

“Di kulkas, Re. Astaga, emang kamu mau makan nasi campur salad buah?” Jeffran mulai yang terlihat kesal dengan tingkah Rere. Sedangkan Rere hanya terkekeh pelan.

Disela makannya, Rere merengek sesuatu kepadanya. “Btw om, lama banget aku gak pulang. Kangen mami sama papi deh.” rancaunya masih mengunyah suapan terakhirnya.

Jeffran yang sudah selesai makan terdiam sebentar sambil berdiri. “Mau pulang?”

“Emang boleh?” tanya Rere sambil mengerjapkan matanya antusias.

“Ya boleh, memangnya siapa yang ngelarang kamu?” Jeffran balik bertanya. Ia meletakkan satu gelas berisi air minum untuk Rere. “Tapi gak boleh tidur di rumah.”

“Ih, kok gitu?”

Pria itu menghembuskan nafasnya. Dengan sabar dia menjawab, “Rumah kamu di sini, Re. Boleh tidur di rumah mami, tapi harus sama saya. Saya suami kamu. Kalau kamu sendiri yang tidur di rumah, mereka pikir kita lagi ada masalah.”

Rere meneguk minumnya sebelum menanggapi. “Berarti kita satu kamar dong?”

Jeffran tersenyum jahil, “Ya iyalah?”